<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>waspada Archives - Cikal Aksara</title>
	<atom:link href="https://cikalaksara.com/tag/waspada/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://cikalaksara.com/tag/waspada/</link>
	<description>Penerbit</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Mar 2012 06:36:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.5</generator>
	<item>
		<title>Mengatasi Ancaman Di Sekolah</title>
		<link>https://cikalaksara.com/mengatasi-ancaman-di-sekolah/</link>
					<comments>https://cikalaksara.com/mengatasi-ancaman-di-sekolah/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cikal]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Mar 2012 06:36:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[adik-adik]]></category>
		<category><![CDATA[ancam]]></category>
		<category><![CDATA[ancaman]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[berangkat sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[berpetualang]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[buku anak]]></category>
		<category><![CDATA[bulliying]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[janji]]></category>
		<category><![CDATA[kakak]]></category>
		<category><![CDATA[kakak kelas]]></category>
		<category><![CDATA[kejadian]]></category>
		<category><![CDATA[kepala sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[ketakutan]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[melaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[ongkos]]></category>
		<category><![CDATA[orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan rumah]]></category>
		<category><![CDATA[penculik]]></category>
		<category><![CDATA[rinci]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[telepon genggam]]></category>
		<category><![CDATA[uang jajan]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://cikalaksara.com/2012/03/21/mengatasi-ancaman-di-sekolah/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Adik-adik, tahukah kamu bahwa banyak hal yang bisa terjadi di sekolah? Buku PR yang tertinggal di rumah, bulliying, kehilangan telepon genggam, diintai penculik, atau lupa membawa ongkos saat berangkat ke sekolah.</p>
<p>The post <a href="https://cikalaksara.com/mengatasi-ancaman-di-sekolah/">Mengatasi Ancaman Di Sekolah</a> appeared first on <a href="https://cikalaksara.com">Cikal Aksara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sebagian dari kamu, mungkin pernah mengalami kejadian di atas. Begitu pun dengan teman Noah yang bernama Akiyo. Akiyo adalah murid baru di sekolah Noah. Saat pulang sekolah, Akiyo dicegat oleh dua orang kakak kelasnya.</p>
<p>Tanpa sengaja, Noah melihat kejadian itu. Akiyo diancam oleh kedua kakak kelas tadi untuk memberikan uang jajannya. Noah berhasil mengajak lari Akiyo yang saat itu sudah ketakutan. Dan, keesokan harinya Noah melaporkan hal tersebut kepada Pak Dahlan, Kepala Sekolah tempat Noah dan Akiyo menuntut ilmu.</p>
<p>Akhirnya, Pak Dahlan memanggil dan mempertemukan kedua kakak kelas tadi dengan Noah dan Akiyo. Mereka pun berjanji tidak akan melakukan hal itu lagi.</p>
<p>Nah, adik-adik, jika kamu mengalami hal seperti itu segera laporkan kepada orang yang lebih dewasa, seperti Bapak/Ibu guru, orangtua, atau kakakmu. Berikan laporan kejadian secara rinci dan runut agar permasalahannya menjadi jelas.</p>
<p>Kisah Noah dan Akiyo ini sebenarnya ada dalam buku <a target="_blank" href="Cerita-Anak/Aku-Siaga-di-Sekolah/flypage.tpl.html"><em>Aku Siaga Di Sekolah</em></a>, lho. Buku yang ditulis oleh Kak Sarah Ismullah ini berisi kejadian-kejadian tidak mengenakkan yang bisa terjadi di sekolah. Bersama Nasya, Noah, Dira, Fia, dan Ivan, adik-adik bisa berpetualang dan belajar banyak hal.</p>
<p>Buku terbitan Cikal Aksara ini memiliki cerita-cerita yang inspiratif. Dengan adanya cerita-cerita tersebut, diharapkan kamu bisa menjadi anak yang selalu waspada dan mampu mengatasi berbagai masalah yang mungkin terjadi ketika berangkat sekolah, selama berada di sekolah, atau saat pulang dari sekolah.</p>
<p>The post <a href="https://cikalaksara.com/mengatasi-ancaman-di-sekolah/">Mengatasi Ancaman Di Sekolah</a> appeared first on <a href="https://cikalaksara.com">Cikal Aksara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cikalaksara.com/mengatasi-ancaman-di-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aku Berani Sendiri di Rumah</title>
		<link>https://cikalaksara.com/aku-berani-sendiri-di-rumah/</link>
					<comments>https://cikalaksara.com/aku-berani-sendiri-di-rumah/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cikal]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 06:46:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[anggota]]></category>
		<category><![CDATA[asyik]]></category>
		<category><![CDATA[ayah]]></category>
		<category><![CDATA[baca]]></category>
		<category><![CDATA[berani]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>
		<category><![CDATA[buku anak]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[hebat]]></category>
		<category><![CDATA[ibunya]]></category>
		<category><![CDATA[inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[jam]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[laki-laki]]></category>
		<category><![CDATA[listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[masalah]]></category>
		<category><![CDATA[mencatat]]></category>
		<category><![CDATA[menjaga]]></category>
		<category><![CDATA[misteri]]></category>
		<category><![CDATA[orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[padam]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[pergi]]></category>
		<category><![CDATA[pesan]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Sarah Ismullah]]></category>
		<category><![CDATA[secarik kertas]]></category>
		<category><![CDATA[sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[senter]]></category>
		<category><![CDATA[takut]]></category>
		<category><![CDATA[telepon]]></category>
		<category><![CDATA[terlatih]]></category>
		<category><![CDATA[waktu]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://cikalaksara.com/2012/02/09/aku-berani-sendiri-di-rumah/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di rumah sendirian? Itu bukan masalah! Adik-adik yang hebat, tentu tidak akan takut ketika harus menjaga rumah selagi anggota keluarga lainnya pergi.</p>
<p>The post <a href="https://cikalaksara.com/aku-berani-sendiri-di-rumah/">Aku Berani Sendiri di Rumah</a> appeared first on <a href="https://cikalaksara.com">Cikal Aksara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ya, meninggalkan anak-anak sendirian di rumah untuk beberapa jam lamanya mungkin tidak menjadi masalah jika si anak sudah terlatih mandiri. Seperti yang dilakukan Nasya saat ditinggal ibunya pergi beberapa waktu.</p>
<p>Bersama kedua sepupunya, Dira dan Ivan, Nasya menjaga rumah dengan penuh keberanian. Ketika ada telepon yang menanyakan ibunya, Nasya hanya bilang bahwa ibu sedang tidak bisa menerima telepon. Nasya meminta si penelepon untuk meninggalkan pesan dan Nasya pun mencatat pesan tersebut di secarik kertas.</p>
<p>Serupa dengan pengalaman Nasya, kini giliran Gaga yang ditinggal pergi oleh ayah dan ibunya. Bersama Alif, Gaga pun menjaga rumahnya itu. Saat sedang asyik bermain, tiba-tiba saja listrik di rumah Gaga padam.</p>
<p>Bukannya takut, kedua anak laki-laki ini malah membaca cerita misteri menggunakan senter. Tidak lama kemudian, orangtua Gaga pun tiba di rumah dan listrik menyala kembali.</p>
<p>Cerita di atas tentu cukup menginspirasi, kan? Nah, sebenarnya masih banyak lagi cerita inspiratif lainnya yang bisa adik-adik baca. Semuanya terangkum dalam buku <em>Aku Siaga Di Rumah</em> yang ditulis oleh Sarah Ismullah.</p>
<p>Buku yang diterbitkan oleh Cikal Aksara ini berisi 10 cerita inspiratif untuk melatih anak agar selalu waspada dan mampu mengatasi permasalahan ketika “terpaksa” harus berada di rumah sendirian.</p>
<p>Melalui buku ini, adik-adik dapat membaca pengalaman Nasya, Noah, Gaga, Kaye, dan Alif. Bersama mereka, adik-adik bisa belajar banyak hal yang menyenangkan meski berada sendiri di rumah.</p>
<p>The post <a href="https://cikalaksara.com/aku-berani-sendiri-di-rumah/">Aku Berani Sendiri di Rumah</a> appeared first on <a href="https://cikalaksara.com">Cikal Aksara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cikalaksara.com/aku-berani-sendiri-di-rumah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
